Jutaan Rupiah dari Si Putih

Pada hari Jumat, 13 Oktober 2023, Aula SMA Negeri Benlutu riuh dipenuhi oleh para siswa kelas X dan XI serta para guru, tim fasilitator, dan Koordinator P5. Aura semangat dan antusias begitu terlihat di ruangan tersebut. Para siswa sibuk menata meja untuk meletakkan hasil Produk mereka semenarik mungkin. Siswa yang lainnya terlihat sibuk mendokumentasikan setiap gerak-gerik temannya. Para fasilitatorpun juga terlihat sibuk mendampingi dan mengarahkan para siswanya. Semuanya terlihat begitu bersemangat dalam mempersiapkan Pameran Hasil Projek mereka.

Hasil Kerja P5 Pembuatan Bubuk Jahe

“Kegiatan yang berlangsung ini merupakan tahapan terakhir dari tahapan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diselenggarakan oleh sekolah kami. Projek kali ini adalah Projek yang pertama untuk Tahun Pelajaran 2023/2024 yang mengambil tema Kewirausahaan dan Topiknya adalah pembuatan bubuk jahe.” Ini dikatakan oleh Ibu Christy L. Kotte, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di sela-sela kegiatan yang sementara berlangsung. “Topik Pembuatan Bubuk Jahe ini dipilih karena tanaman jahe banyak ditanam di daerah sekitar Desa Benlutu. Jahe yang dipakai adalah jahe putih karena aromanya lebih kuat dan warnanya juga lebih bagus kalau dijadikan bubuk minuman dibandingkan dengan jahe merah.” lanjutnya.

Dalam pemantauan, kegiatan Pameran hasil ini melibatkan 313 siswa yang berasal dari kelas X (Fase E) dan kelas XI (Fase F) yang dibagi dalam 20 kelompok kecil. Masing-masing kelompok  menampilkan produk olahan Jahe, baik dalam bentuk Bubuk Jahe yang sudah dikemas rapi dan diberi label, maupun dalam bentuk minuman olahan. Setiap kelompok dinilai oleh 3 (tiga) orang juri yang berasal dari unsur guru dan nara sumber. Setelah penilaian dilakukan oleh para Juri, masing-masing kelompok mulai mempromosikan produk mereka kepada para guru. Suasana riuh begitu terlihat disana. Para siswa berlomba untuk menarik para pembeli dengan gaya mereka masing-masing.  Para guru yang hadir dalam pameran tersebut antara lain Ibu Andolita S. Neonufa, S.Pd, Ibu Ezra Nenometa, S.Sn memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada para siswa kelas X dan XI yang sudah mampu mengikuti proses demi proses pembuatan bubuk jahe ini sehingga menghasilkan produk yang sangat memuaskan. Ibu Sepriyandri Teftae, S.Sos, sebagai Wakasek Bidang Humas juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pameran hasil ini. “Kegiatan ini sudah bagus, sehingga perlu ditingkatkan dan dilanjutkan lagi. Yang paling penting adalah kegiatan ini mengajarkan mereka bagaimana cara menarik pelanggan untuk promosi produk-produk yang sudah ada. Hasil olahan sudah bagus, tinggal bagaimana mempromosikannya.”

Dalam pameran tersebut, jutaan rupiah dikumpulkan oleh para siswa. Mereka sangat antusias ketika mengetahui bahwa produk mereka laku terjual. Para siswa juga mengatakan kegiatan ini sangat seru dan bisa menambah wawasan mereka tentang manfaat tanaman-tanaman yang sering mereka temui di lingkungan sekitar.. “Kami berharap tema projek berikut itu dapat berkembang lagi, terutama tentang Kesehatan” kata Sisil Wua, siswa kelas X Merdeka 5.

Kegiatan Pameran tersebut diakhiri dengan menyanyikan lagu “Pelajar Pancasila’ secara bersama-sama oleh semua orang yang ada di ruangan itu.

Komentar