Di tengah maraknya isu intoleransi, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Bhineka Tunggal Ika” dan sub tema “Budayaku Kebanggaanku” hadir sebagai sebuah penyelamat atau solusi di tengah permasalahan intoleransi yang semakin meluas.
Proyek P5 dirancang dengan tujuan utama untuk memperkuat profil pelajar Pancasila peserta didik. Tujuan umum P5 dengan tema Bhineka Tunggal Ika ini yakni:
Selain tujuan umum tersebut, P5 dengan tema Bhineka Tunggal Ika memiliki tujuan khusus, antara lain yang pertama, mengenal keberagaman: membantu peserta didik memahami dan menghargai keberagaman yang ada di Indonesia, baik dari segi budaya, suku, agama, maupun bahasa. Yang kedua adalah mencegah intoleransi: menanamkan sikap toleransi dan saling menghormati antar sesama, serta mencegah terjadinya konflik akibat perbedaan. Yang ketiga adalah Membangun persatuan: memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, meskipun di tengah keberagaman, dan yang terakhir adalah Melestarikan budaya: menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya bangsa dan warisan leluhur.

Kegiatan P5 ini akan dilaksanakan selama 1 (satu) minggu sesuai jadwal yang disiapkan oleh tim projek yaitu tanggal 18 November sampai dengan 21 November 2024. Setiap peserta didik mempersiapkan beragam kegiatan (Fashion show pakaian adat, Menyanyi Solo, Bercerita, Stand Up Comedy, dan Menari tarian daerah) didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Sebelum kegiatan dimulai, Koordinator P5 memberi arahan bagi peserta didik dan menyampaikan schedule pelaksanaan kegiatan P5. Dalam arahannya, Ibu Ferderika A. Lenamah, S.Pd.Gr selaku Koordinator P5 kelas XII mengatakan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tetapi juga sebuah semangat yang menyatukan kita sebagai bangsa Indonesia. ”Melalui projek ini, kita akan menjadi generasi muda yang mampu menjaga keberagaman dan persatuan bangsa. Kita akan menjadi pelopor perdamaian dan toleransi.
Dengan demikian, saya berharap agar setelah selesai kegiatan P5 Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan dapat mencetak generasi muda yang memiliki kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.” kata ibu Ferderika A. Lenamah,S.Pd.Gr.

Peserta didik menampilkan kreasi mereka pada tanggal 21 November 2024. Berbagai tarian kreasi, menyanyi Solo, bercerita, stand up comedy dan fashion show ditampilkan dengan penuh semangat oleh para peserta didik. Beraneka ragam pakaian adat yang ditampilkan oleh peserta didik membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya. Puncak kegiatan P5, sekolah menggelar pentas seni dan diakhiri dengan Ibadat Syukur atas selesainya kegiatan P5, terbitnya sertifikat tanah sekolah dan Hari Guru Nasional dan PGRI yang ke-79.
Melalui projek ini, kita telah belajar bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan anugerah. Oleh karena itu, kita harus terus merawat keberagaman dan persatuan bangsa karena masa depan Indonesia ada di tangan kita. Mari kita wariskan semangat Bhineka Tunggal Ika kepada generasi mendatang dan menjadikan Indonesia sebagai contoh bagi dunia bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang mampu bersatu dalam keberagaman.
Tetaplah hargai perbedaan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika.
SMA Negeri Benlutu melaksanakan Ibadat Syukur memasuki Tahun Baru Tahun 2026 pada Senin, 19 Januari 2026 bertempat di Gereja Efata Benlutu. Kegiatan...
Selasa, 20 Januari 2026, SMA Negeri Benlutu melaksanakan rapat komite sekolah dalam rangka sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 53 Tahun 202...
SMA Negeri Benlutu, — SMA Negeri Benlutu terus mengukuhkan posisinya sebagai sekolah yang adaptif teknologi. Setelah sukses meluncurkan Aplikasi Kar...
Ditulis oleh : Sepriyandri E. F. Teftae, S.Sos (Wakasek Bidang Humas SMA Negeri Benlutu) SMAN Benlutu, 27 Oktober 2025, Satu per satu para murid ke...
Ditulis oleh Sepriyandri E. F. Teftae, S.Sos (Wakasek Bidang Humas SMA Negeri Benlutu) Selasa, 10 Juni 2025, Dewan Guru SMA Negeri Benlutu mengg...
Belum ada komentar.